Gara-gara Grup Chat Reuni, Cinta Lama Bersemi Kembali

Dalam berumah tangga ada saja tantangan dan rintangan yang dihadapi, seperti contohnya suami yang tergoda mantan di grup chat reuni. Ya, ini bisa jadi membuka “jalan” untuk berselingkuh.

Perselingkuhan memang selalu menjadi momok yang mengerikan dalam kehidupan berumah tangga.

Walaupun sudah berjanji untuk setia sehidup semati, celah untuk melakukan pengkhianatan ini bisa saja terjadi tanpa disadari.

Salah satu gerbang yang dapat membuat celah perselingkuhan ini terbuka lebar adalah acara reuni sekolah dan pembentukan grup chat untuk mengumpulkan kembali teman seangkatan.

Hubungan yang lama terlah terputus bisa terjalin kembali, entah itu menjadi hubungan pertemanan atau malah menjadi hubungan yang terlarang.

Mungkin suami Anda merasa ngobrol sama si mantan jauh lebih menyenangkan daripada sama istri sendiri. Karena sudah lebih lama kenal, komunikasi jauh lebih terbuka.

Lama tak bertemu bikin lebih banyak cerita yang bisa dibicarakan.

Sementara sama istrinya, komunikasi tidak terbuka, jarang mengobrol, dan tidak ada waktu mesra berdua. Hambar rasanya. Sehingga, kontak dengan mantan menjadi ‘penyegaran’ untuknya.

Memang, berkomunikasi dengan sang mantan di grup alumni tidak bisa serta-merta dikategorikan sebagai sebuah perselingkuhan.

Tapi, jika pasangan tak pandai menetapkan batasan, bisa saja terjerumus dalam perselingkuhan online ini.

Jika merespon di grup tentunya itu adalah hal yang biasa, namun pasangan perlu memiliki batasan yang tegas. Misalkan, lebih baik membahas rencana reuni, membantu teman, menggalang dana untuk kegiatan sosial, dan hal positif lainnya. Dibanding fokus dan terlena kenangan masa lalu.

Dari canda di grup alumni, bukan tidak mungkin pasangan jadi ingin bernostalgia secara pribadi dengan mantan pacar.

Dimulai dengan mengenang masa lalu, lama-lama jadi sering mengobrol, hingga curhat mengenai rumah tangga atau kehidupannya.

Ketika pasangan sudah mulai merasa nyaman mengobrol dengan mantan pacar, itu sudah bisa  digolongkan sebagai perselingkuhan emosional.

Selain itu, jika ada pembicaraan atau pengiriman gambar terkait seksual atau sex melalui video call, itupun sudah tergolong perselingkuhan atau biasa disebut dengan cybersex affair.

Bahayanya, lama kelamaan keinginan untuk mengaktualisasikannya dalam kehidupan nyata, atau pertemuan tatap muka, semakin intens dan tinggi, sehingga dapat digolongkan sebagai sebuah perselingkuhan.

Semua perselingkuhan tidak pernah diawali dengan niat berselingkuh. Jadi, batasan dengan lawan jenis, apalagi dengan mantan pacar perlu dipertegas saat keduanya sudah berumahtangga. Karena mencegah perselingkuhan lebih baik daripada menyelesaikannya.

Lagipula, selingkuh itu sangat merugikan. Fokus, energi, dan waktu yang seharusnya diberikan kepada pasangan sah dan anak-anak, malah diberikan kepada selingkuhan.

Sehingga, timbul rasa kecewa, marah, dan emosi negatif lainnya dari keluarga. Selain itu, ketika kita mengetahui bahwa pasangan selingkuh meskipun secara online, maka akan ada dampak emosi negatif yang muncul.

Seperti terluka, sedih, bahkan merasa dikhianati. Meskipun hanya sebatas kata-kata, pasti akan tetap terasa menyakitkan.

Solusi

Masalah ini sudah sering terjadi di sekitar kita, bahkan klien-klien Dewi Aura banyak juga yang mengalami masalah seperti itu.

Di internet sudah banyak juga yang membahas masalah ini dan memberikan tips-tips untuk mengatasinya. Namun, terkadang tips-tips yang diberikan itu tidak mampu membantu menyelesaikan masalah Anda, hal ini karena tips tersebut hanyalah bersifat teori saja.

Oleh karena itu, banyak klien yang datang berkonsultasi kepada Dewi Aura seorang Pakar Buka Aura, untuk membantu menyelesaikan masalahnya. Dan untuk masalah seperti ini, biasanya para klien disarankan untuk menggunakan sarana Ilmu Balik Rasa.

Untuk manfaat dan informasi lainnya tentang sarana ilmu balik rasa ini, silahkan Anda kunjungi saja website nya di www.ilmubalikrasa.com

Atau Anda juga bisa menghubungi nomor 081226888102 untuk berkonsultasi.

Baik sahabat aura, sekian pembahasan kita hari ini.

Terimakasih telah membaca artikel ini hingga akhir, semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum.

Leave a Reply