Cara Membuat Istri Nurut Kepada Suami Menurut Islam

Cara Membuat Istri Nurut Kepada Suami Menurut Islam – Keinginan membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah warahmah adalah impian setiap pasangan suami istri. Namun, apa jadinya jika salah satunya tidak mampu di ajak kompromi dan bekerja sama dalam memperjuangkan bahtera rumah tangga yang kokoh ?

Terlebih lagi, jika ketimpangan terjadi karena ulah seorang istri yang Nusyuz.

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Nusyuz adalah meninggalkan perintah suami, menentangnya dan membencinya”

Perbuatan istri yang Nusyuz adalah seperti, tidak meminta izin suami ketika keluar rumah, tidak menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri dan tidak mempedulikan nasehat dari suami.

 “Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar” (QS. An Nisa’: 34).

Perbuatan Nusyuz adalah haram. Karena secara jelas tertulis dalam Al Quran bahwa perbuatan Nusyuz mendatangkan murka dari Allah SWT, maka jika suami hanya diam saja, anda lah yang akan rugi.

Sebagai suami sekaligus pemimpin rumah tangga juga memiliki kewajiban untuk mengarahkan dan mendidik istri.

  • Kewajiban Mendidik Istri

Realita yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga ketika seorang suami mendapati istrinya sudah tidak mengindahkan kata – katanya adalah, Saling beradu argumen, Merendahkan satu sama lain, Mengungkit – ngungkit aib masa lalu, Pertengkaran yang akhirnya berujung perceraian.

Sebagai seorang muslim, setiap langkah kita, setiap kegiatan dan keinginan kita, telah Allah SWT sediakan  jalan keluarnya.

Maka yang pertama harus anda biasakan adalah, kembalikan segala sesuatunya pada agama. Adakah cara yang tepat dalam agama mengenai cara agar istri nurut pada suami ?

Jawabannya ?

Tentu saja ada. Dalam Islam, segalanya itu sudah di atur.

Agar Istri Nurut Kepada Suami

  • Beri Nasehat Pada Istri Dengan Lemah Lembut.

Beri dia motivasi mengenai ciri – ciri seorang istri yang baik dan jaminan pahala besar didalamnya.

Wanita atau seorang istri yang baik adalah yang taat dan senantiasa menjaga diri ketika suami sedang tidak berada disekitarnya.

Lakukan cara ini ketika istri anda tidak juga mengindahkan nasehat lembut dari anda,

  • Dengan Melakukan Hajr

Hajr adalah kegiatan boikot istri. Adapun boikot yang diajarkan para ulama adalah, dengan tidak memberinya kebutuhan biologis, tidak mengajak berbicara dalam jangka waktu TIDAK lebih dari 3 hari dan pisah ranjang.

Ingat, suami boleh memboikot istrinya hanya ketika sedang berada dirumahnya.

Lantas, Bagaimana jika dengan cara Hajr masih saja istri tidak mau nurut kepada suami ?

  • Berikan Pukulan

“Dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar” (QS. An Nisa : 34)

Memukul istri yang Nusyuz diperbolehkan,  ketika dengan cara Hajr memang sudah tidak ada hasil.

Memukul istri harus didasari oleh rasa yakin bahwa memang dengan melakukannya, istri anda tidak akan menentang nasehat – nasehat dari anda.

Definisi memukul istri yang sesuai syariat pun, telah di atur dalam islam. Diantaranya, pukulan yang tidak membekas, tidak melebihi sepuluh pukulan dan tidak boleh memukul di area wajah.

Ada suatu riwayat yang menjelaskan bahwa memukul istri bisa dilakukan dengan siwak ke arah telapak tangannya.

Jangan lupa untuk senantiasa mendoakan istri anda selepas anda sholat. Doakan ia, agar hatinya dilembutkan oleh Sang Kholiq.

Jika Anda butuh bantuan untuk konsultasi seputar permasalahan rumah tangga, silahkan Anda bisa konsultasi di nomor 081226888102. (Telepon/sms/WhatsApp)

Semoga kita semua mampu menjaga diri kita dari perbuatan yang membuat Allah SWT murka. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *