Cara Membahagiakan Istri Dalam Islam

Cara Membahagiakan Istri Dalam Islam – Ada yang mengatakan bahwa membahagiakan wanita itu bukan tentang wanitanya, tetapi kualitas  laki – laki yang pantas menjadi pembahagia wanita.

Disisi lain, ada yang mengatakan bahwa kebahagiaan seorang wanita tidak terlepas dari pemenuhan materi.

Sesungguhnya, perempuan itu lebih banyak menuntut penghargaan ketimbang materi.

Suami diharapkan bisa menghargai keberadaan istri sebagai pasangan hidupnya, sebagai ibu sekaligus madrasah pertama bagi anak – anaknya,

Di dalam islam, membahagiakan istri menjadi tanggung jawab suami. Begitupun Seorang istri, juga memiliki kewajiban terhadap suami.

Dalam hal ini, suami juga wajib untuk memperlakukan istrinya dengan baik . Ada kalanya suami yang selalu berpendapat bahwa istrilah yang harus memperlakukan dan melayani dirinya dengan baik. Tentu hal ini tidak sesuai.

Rasulullah SAW sebagai seorang Nabi sekaligus suami memperhatikan betul kebutuhan istrinya dan tidak pernah berbuat kasar.

Rasul menunaikan kewajiban untuk istrinya, baik dalam hal psikologis, material, dan spiritual. Diantaranya seperti ,

  • Memanggil istrinya dengan panggilan kesayangan, “Yaa Humairah”, yang artinya pipi yang kemerah-merahan.
  • Menemani istrinya dan berdikusi atau bercanda dengan istrinya
  • Memberikan kebahagiaan berupa kebutuhan biologis

Tiga hal tersebut hanyalah beberapa contoh yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Tentunya, sebagai umat islam yang mengikuti Rasulullah, termasuk dalam membahagiakan istri pun harus kita ikuti dan contoh.

Abu Hurairah RA mendengar Rasulullah SAW memberikan penjelasan cara yang baik dalam menasihati wanita,

“Sampaikanlah pesan kebaikan kepada kaum wanita karena sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya. Jika kalian ingin meluruskannya, maka kalian mematahkannya, jika kalian biarkan saja, niscaya ia akan tetap bengkok.” (Muttafaq ‘Alaih).

Wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, dan tulang rusuk ini adalah tulang yang bengkok. Ketika kalian ingin meluruskannya, maka tulang ini akan patah. Rasul memerintahkan untuk membiarkannya agar tetap utuh meskipun bengkok.

Sebuah arti yang mendalam bisa kita dapat dari hadist tersebut.

Teruntuk para suami, jika suatu hari istrimu melakukan kesalahan, istrimu belum bisa sempurna seperti apa yang engkau inginkan, kau boleh menegurnya, kau boleh menasihatinya, tapi jangan sampai kau membentaknya bahkan memukulnya hingga patahlah hatinya.

Perintah ini juga telah tertulis di Quran surat An Nisaa ayat 19, “Dan perlakukan atau bergaul lah dengan mereka secara baik”

Membahagiakan istri itu tidak sulit. Bagi anda para suami, bisa mengusahakan hal – hal sederhana ini, di antaranya :

  1. Adakan Obrolan dan Candaan

Istri telah mengusahakan pekerjaan rumah dan kebutuhan suami dari mulai terbit fajar sampai fajar lagi. Jangan menganggap enteng pekerjaan istri anda di rumah.

Istri anda adalah orang yang mengandung anak – anak anda. Setelah anak lahir, tugasnya semakin bertambah, selain mengurus anda dan rumah juga harus menguru anak – anak.

Anda bisa bayangkan betapa rawan seorang istri merasa lelah dan mungkin cepat bosan karena kesibukannya yang kadang melupakan kebutuhan untuk dirinya sendiri.

Adakan pembicaraan – pembicaraan kecil meskipun tidak begitu serius, Tanyakan ada kejadian apa saja seharian ini, adakah hal – hal yang membuatnya terganggu, adakah hal – hal yang membuatnya bahagia,

Puji kecantikannya, berikan pandangan yang menyejukkan, tunjukkan senyuman yang manis dan belikan ia hadiah jika perlu.

Tidak ada salahnya juga, jika anda sengaja ingin memberikan hadiah sederhana pada istri anda. Karena ketulusan hati anda lah yang di inginkan oleh istri anda,

“Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari)

  1.  Jadilah Pendengar yang Baik

Ketika istri Anda mengeluh, cobalah untuk mendengarkan dengan seksama.

Tunjukkan sikap yang mengartikan bahwa Anda sedang mengkawatirkannya. Bila memungkingkan berikan juga solusi. Namun bila tak bisa, cukup semangati dia.

Jangan sampai Anda membalas keluhannya dengan ucapan sinis, apalagi membentak. Itu akan membuat ia merasa sedih.

Jika Anda sebagai suaminya tidak bisa dijadikan tempat bersandar, lalu kemana lagi ia akan mencari pelipur hatinya?

  1.  Jaga Penampilan Anda

Kebersihan adalah sebagian dari iman. Tak hanya wanita yang berkewajiban menjaga penampilan. Anda sebagai suami, juga harus menjaga diri.

Jangan biarkan Anda tampil berantakan di depan istri. Tidak harus dengan pakaian yang baru dan sering bercermin, Cukup usahakan selalu menjaga keharuman badan. Gunakan pakaian yang rapi dan sisir rambut Anda.

Tentu saja menjaga penampilan itu adalah bagian dari keindahan yang bisa menambah romantisnya rumah tangga.

Dengan Anda berpenampilan bersih dan menarik, tentunya itu akan membuat istri merasa bahagia sekaligus semakin cinta.

Istri mana yang tidak bahagia dan senang melihat suaminya pandai menjagai penampilan dan kebersihan?

  1. Usaha Meluangkan Waktu Untuk Bisa Menanamkan Pendidikan Agama Pada Istri.

Misalnya, penjelasan ringan mengenai Rukun Islam, Dasar Hukum Islam, Fungsi Iman Kepada Allah SWT, Sumber Syariat Islam, dan Rukun Iman. Ini adalah bagian dari kebahagiaan istri shalehah.

Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai aura, jodoh, asmara atau rumah tangga silahkan hubungi 081226888102

Semoga kita semua mampu menjaga diri kita dari perbuatan yang membuat Allah SWT murka. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *