Cara Menghadapi Istri Keras Kepala Dalam Islam, Suami Wajib Tahu

Cara Menghadapi Istri Keras Kepala Dalam Islam, Suami Wajib Tahu – Pembahasan semacam ini ditulis dengan harap bisa mengantarkan pembaca semua sekaligus penulis untuk bisa lebih memahami suami dan permasalahan dalam rumah tangga.

Semoga mampu menambah kebermanfaatan pada rumah tangga para pembaca semuanya.

Ada dua kemungkinan mengapa seorang istri bisa bersikap keras kepala,

  •  Memang sudah sejak lama sang istri memiliki watak yang keras kepala, sejak sebelum ia menikah.
  •  Adanya beberapa faktor yang ia temukan ketika memulai rumah tangga dengan seseorang. Bisa jadi karena sikap suami terhadapnya, keadaan finansial atau hal lainnya yang kita semua tahu bahwa,  tidak ada rumah tangga yang tidak akan ditimpa masalah.

Seorang suami harus mampu membimbing istrinya menuju jalan yang lebih baik. Namun, terkadang sifat keras kepala seorang wanita, membuat suami cenderung bingung harus melakukan apa.

Seorang suami yang memiliki peran sebagai pemimpin dalam rumah tangga, bukanlah hal yang mudah. Mengingat suami harus mendidik istri menjadi istri yang baik dan juga ibu yang baik untuk anak-anaknya.

Suami dan istri, tentunya memiliki karakter yang berbeda. Dan perbedaan inilah yang memicu konflik dalam rumah tangga.

Apalagi, jika memang anda mendapatkan sosok istri yang keras kepala, bisa dibayangkan betapa terasa kurang nyaman hari – hari anda dirumah ?

Banyak orang yang bilang, kalau istri adalah cerminan dari suami. Sehingga, suami memiliki kewajiban untuk mendidik istri dengan baik.

Sikap Suami Menghadapi Istri Keras Kepala Harus Bagaimana ?

Pernahkah anda, mendapati istri anda tiba – tiba mudah tersinggung, sering cemberut dan cenderung diam atau bahkan menaikkan suaranya ketika berbicara dengan anda sebagai suaminya ?

Sebagian besar para suami mungkin bertanya – tanya, “Apa salahku? “ atau “Apa yang membuat istriku seperti ini?”

Kedua pertanyaan besar semacam itu penting di munculkan dalam hati anda para suami, karena hakikat berumah tangga adalah mampu memahami pasangan secara lahir dan batin.

Maka penting bagi anda para suami untuk mempelajari cara – cara menghadapi istri yang bersikap cenderung keras kepala,

  •  Temukan Penyebab Dengan Melihat Sifatnya Di Masa Lalu.

Apakah memang sudah sejak dulu sebelum menikah istri anda memang sudah keras kepala ? atau ada hal lain?

Coba pahami sikapnya, kemudian bimbing ia agar mau membicarakan hal – hal yang mengusik perasaannya dengan kepala dingin.

  • Ucapkan ‘Maaf’ Dan Jangan Lupa Dengan Tersenyum.

Percaya atau tidak, kata maaf dari suami yang dilontarkan secara lembut dan serius akan meluluhkan perasaan para istri, sehingga runtuhlah dinding egois dan emosi dalam hati istri.

  • Jangan Meninggikan Suara.

Ketika istri marah, jangan memberinya bentakan atau nasihat – nasihat yang berisi kalimat teoritis bahkan spiritual sekalipun. Istri yang sedang dalam kondisi emosi, Tidak akan bisa menerima masukan dari manapun.

Tunggu sampai ia agak mereda, barulah anda coba bicara dengan nada yang pelan.

  •  Jangan Memotong Pembicaraan

Wanita cenderung ingin bisa didengarkan. Biarkan istri anda mengeluarkan segala apa yang ingin dia sampaikan pada anda. Cukup dengarkan saja dia terlebih dahulu, tanpa anda harus menimpalinya.

  •  Lakukan Komunikasi Sebelum Tidur.

Biasanya orang – orang menyebut ini dengan sebutan PILLOW TALK. Yang merupakan saat – saat paling efektif dan paling bisa menciptakan suasana positif untuk saling berbicara.

Berikan Kejutan Sederhana Untuk Istri Anda

Kejutan bukan sesuatu yang harus bernilai mewah dan mahal juga bukan sesuatu yang memberatkan anda.

Para istri sangat merasa bahagia ketika mendapatkan pujian sederhana dari anda. Sekecil apapun kalimat pujian anda, itu sangat berpengaruh pada stabilitas emosi seorang istri.

Atau memberikan barang – barang kecil yang mungkin di antara anda tidak pernah terpikir akan membelikannya, tetapi sebenarnya terasa romantis bagi kaum istri. Seperti, bros, sisir, atau mungkin karet rambut.

Setiap usaha yang kita perjuangkan secara maksimal, jangan lupa juga untuk mengembalikannya kepada segala ketentuanNya.

 “Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)

Janji Allah adalah pasti. Maka mengapa tidak mencoba untuk saling introspeksi diri ?

Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai aura, jodoh, asmara atau rumah tangga silahkan hubungi 081226888102

Semoga kita semua mampu menjaga diri kita dari perbuatan yang membuat Allah SWT murka. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *